
Selain itu diperkirakan akan terlihat juga penampakan Komet Wirtanen yang baru pertama kali ini muncul. "Komputer model kami memperkirakan hujan meteor juga akan berasal dari pecahan partikel Komet Wirtanen", tambah Cooke.
Jika hujan kedua benar-benar terjadi, para ahli memperkirakan akan terjadi tambahan jatuhnya 30 partikel ke atmosfer Bumi. Kejadian ini oleh para ahli dinamakan Hujan Piscids mengingat partikel-partikel tersebut berasal dari Gugusan Bintang Pisces.
Tidak diperlukan teropong atau teleskop untuk mengamati hujan meteor yang akan terjadi malam ini. Karena kejadian langka ini dapat dilihat dengan mata telanjang terlebih bagi mereka yang mengamati dari pinggiran kota atau pedesaan.
Tahun ini, hujan meteor tidak hanya terjadi pada malam ini saja. Hujan Meteor Geminid akan nampak hingga akhir minggu ini.(3D).
0 komentar:
Posting Komentar